Ketua Mahkamah Agung Iran, Gholamhossein Mohseni Ejei, mengadakan pertemuan langka dengan pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei. Pertemuan tersebut menjadi sorotan karena Mojtaba belum pernah tampil di depan publik sejak diangkat menjadi pemimpin tertinggi pada bulan Maret lalu.
Pembahasan Hak Publik dan Tuntutan Ganti Rugi
Berdasarkan pemberitaan media Iran yang dikutip dari AFP pada Minggu (25/10/2026), situs web lembaga peradilan Mizan Online menyampaikan bahwa Ejei dan Mojtaba membahas sejumlah persoalan penting. Topik utama yang dibahas mencakup jaminan hak-hak publik serta langkah efektif untuk memberantas korupsi berserta hambatannya.
Selain itu, seperti dilaporkan detikcom, keduanya turut mendiskusikan upaya penuntutan pemulihan hak dan kompensasi atas kerugian materiil maupun imateriil. Kerugian tersebut timbul akibat kejahatan yang dilakukan oleh pihak Amerika-Zionis.
Serangkaian Pertemuan Tertutup Pimpinan Iran
Semenjak penunjukannya, Mojtaba Khamenei tidak pernah muncul dalam bentuk video dan hanya berkomunikasi lewat pesan tertulis, termasuk beberapa tulisan tangan yang dinisbahkan kepadanya. Waktu serta lokasi pertemuan antara Mojtaba dan Ejei pun dirahasiakan, sebagaimana laporan pertemuan-pertemuan terdahulu.
Sebelumnya pada pekan ini, kepala negosiator Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, juga menemui Mojtaba guna membicarakan perkembangan terbaru dalam perang. Presiden Masoud Pezeshkian tercatat sempat bertemu Mojtaba pada bulan Mei dalam salah satu perjumpaan perdana dengan pemimpin baru yang dipublikasikan.
Ali Abdollahi selaku kepala pusat komando Khatam al-Anbiya yang membawahi operasi militer Iran turut mengadakan pertemuan serupa setelahnya. Abdollahi kemudian menerima penunjukan sebagai kepala staf angkatan bersenjata Iran sembari mempertahankan posisi lamanya.
Sumber: News - Detikcom





