Teknologi

Saham Meta Anjlok 9 Persen, Ini Alasan Mike Khouw Membeli

Saham Meta Anjlok 9 Persen, Ini Alasan Mike Khouw Membeli

Saham perusahaan teknologi raksasa Meta mengalami penurunan sebesar sembilan persen dalam sepekan terakhir akibat kekhawatiran pasar terhadap pengeluaran infrastruktur kecerdasan buatan (AI). Meskipun kapitalisasi pasar Meta sempat terpangkas sebesar USD135 miliar atau setara dengan nilai keseluruhan perusahaan Uber dalam empat sesi perdagangan, peluang bisnis dari inovasi AI mereka tetap menarik minat investor untuk melakukan aksi beli.

Potensi Ekonomi Besar dari Agen AI Muse

Ukuran perusahaan besar tidak hanya diukur dari kapitalisasi pasarnya yang mencapai USD1,65 triliun, tetapi juga dari skala operasional dan peluang bisnis yang dimiliki. Meta baru-baru ini melaporkan kinerja keuangan yang kuat dan memperkenalkan Muse, agen AI pribadi yang dirancang sebagai asisten digital aktif, bukan sekadar chatbot konvensional.

Agen AI Muse mampu meramban internet, mengisi formulir, mengirimkan surel, mengatur jadwal, memesan perjalanan, hingga berpotensi melakukan pembelian. Peluang ekonomi dari teknologi ini sangat besar jika dihitung dari basis pengguna aktif harian Meta di berbagai platform seperti Facebook, Instagram, WhatsApp, dan Messenger yang mencapai 3,6 miliar orang.

Jika diasumsikan Muse memiliki nilai ekonomis yang dapat dimonetisasi sebesar USD120 per tahun per pengguna dan hanya menjangkau satu persen dari pengguna aktif harian Meta, nilainya mencapai USD4,3 miliar per tahun. Apabila nilai tersebut setengahnya namun menjangkau 20 persen pengguna aktif harian, potensi pendapatannya bisa menembus USD43,2 miliar setiap tahun.

Tantangan Pasar dan Valuasi Meta

Penurunan harga saham Meta dipicu oleh sejumlah faktor tantangan, antara lain gugatan hukum senilai USD25 miliar di New Mexico, masalah hubungan masyarakat terkait kesepakatan pajak pendiri di California yang mempertahankan hak suara, serta kekhawatiran utang neraca maupun luar neraca untuk mendanai investasi besar-besaran di bidang AI.

Di tengah berbagai tekanan tersebut, valuasi Meta dinilai telah memperhitungkan sebagian besar sentimen negatif tersebut dengan rasio harga terhadap laba atau *price to earnings ratio* (P/E) tahun fiskal berjalan di kisaran 20 kali dan di bawah 17 kali estimasi laba tahun fiskal 2027. Berbagai kendala tersebut memang menciptakan hambatan, namun cerita fundamental perusahaan tetap memberikan dukungan yang kuat bagi para investor.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *