Food

Pembeli Temukan Kecoak di Roti, Respons Pemilik Warung Disorot

Pembeli Temukan Kecoak di Roti, Respons Pemilik Warung Disorot

Seorang pria berusia 60 tahun di Singapura membagikan pengalaman tidak menyenangkan setelah mendapati seekor serangga di dalam makanan pesanannya. Ia menemukan kecoak pada roti kukus yang dibelinya di sebuah pusat jajanan.

Kronologi Penemuan Kecoak

Pelanggan anonim tersebut mendatangi sebuah kedai kopi di pusat jajanan atau hawker stall yang biasanya ia kunjungi sekitar dua kali sebulan. Pada kunjungan terakhirnya, ia membeli menu roti kukus.

Pria tersebut sempat melahap roti kukus pesanannya sebanyak dua kali sebelum akhirnya melihat seekor serangga. Ia mendapati seekor kecoak berukuran kecil berada di dalam roti kukus yang sedang disantapnya.

Akibat temuan tersebut, ia menyampaikan aduannya kepada pihak pengelola warung. Dirinya mengaku tidak menuntut pengembalian dana karena harga makanan yang dibeli cukup terjangkau, melainkan berharap agar kedai tersebut lebih menjaga standar kebersihan agar kejadian serupa tidak terulang.

Ia juga berupaya meneruskan aduan tersebut melalui situs web Biro Pangan Singapura, namun gagal lantaran tidak memahami tata cara pelaporan yang berlaku.

Respons Pemilik Warung

Menanggapi laporan tersebut, petugas yang berjaga menyampaikan bahwa mereka sudah memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV. Berdasarkan rekaman itu, pihak warung mengeklaim seluruh tahapan pengolahan hingga penyajian makanan sudah dikerjakan sesuai standar operasional.

Selain itu, pihak warung berargumen bahwa meja tempat meletakkan roti tersebut memiliki suhu yang cukup tinggi, sehingga kecil kemungkinan serangga bisa berada di sana.

Pemilik kedai menyatakan bahwa dirinya tidak mengenali atau mengingat kehadiran pelanggan yang bersangkutan. Pemilik juga menduga ada potensi persaingan tidak sehat di balik insiden ini.

Ia menduga kemungkinan ada pemilik usaha kuliner lain yang sengaja berupaya merusak reputasi kedainya. Kendati demikian, pihak pemilik tidak menyertakan bukti apa pun untuk memperkuat dugaan tersebut.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *