Daftar Isi
Banyak orang kerap mengupas kulit buah dan sayuran sebelum mengolah atau mengonsumsinya karena dianggap kotor atau terpapar pestisida. Padahal, menurut Food – Detikcom, beberapa jenis buah dan sayuran justru memiliki kandungan nutrisi yang sangat tinggi pada bagian kulitnya.
Manfaat Nutrisi di Balik Kulit Buah dan Sayur
Mengupas kulit memang menjadi langkah efektif untuk membersihkan sisa pestisida, lilin, zat pengawet, debu, bakteri, hingga jamur yang menempel selama masa panen dan distribusi. Namun, bagian luar tersebut dirancang alami untuk melindungi daging buah dan sering kali menyimpan konsentrasi serat serta vitamin yang lebih tinggi daripada bagian dalamnya.
Kandungan antioksidan di dalam kulit buah juga terbukti lebih tinggi sehingga bermanfaat bagi kesehatan jantung serta berfungsi sebagai anti-inflamasi. Berdasarkan informasi dari marthastewart.com, berikut adalah lima jenis buah dan sayuran yang sebaiknya tidak perlu dikupas saat dikonsumsi.
1. Apel
Kulit apel sebaiknya dibiarkan utuh karena menyimpan berbagai nutrisi penting seperti serat, mikronutrien, kalium, vitamin K, serta senyawa pelindung flavonoid dan polifenol. Menurut ahli bernama Shaw, senyawa-senyawa tersebut memiliki sifat antioksidan yang mampu melindungi sel tubuh dari serangan radikal bebas pemicu peradangan dan penyakit kronis.
Selain itu, Shaw mengungkapkan bahwa kulit apel juga kaya akan vitamin C. Kandungan vitamin tersebut sangat baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh sekaligus mencegah penuaan dini.
2. Buah Pir
Buah pir masuk dalam daftar buah yang tidak perlu dikupas kulitnya karena mengandung serat tinggi serta senyawa tumbuhan bioaktif berupa polifenol dan antioksidan. Kandungan serat yang melimpah pada bagian kulitnya dapat membantu mencegah sembelit serta menjaga kesehatan bakteri baik di dalam usus.
Antioksidan quercetin yang terdapat di dalam kulit pir juga berperan meredakan peradangan, menurunkan kadar kolesterol jahat, melawan radikal bebas, serta menekan risiko penyakit kronis.
3. Ubi Jalar
Umbi-umbian yang populer ini sangat bermanfaat bagi kesehatan apabila diolah dengan menyertakan kulitnya, baik dipanggang maupun dimasak langsung. Membiarkan kulitnya tetap menempel akan memberikan tambahan nutrisi berupa beta-karoten dan vitamin A yang berlimpah.
Shaw menjelaskan bahwa porsi seberat 100 gram ubi jalar beserta kulitnya dapat menghasilkan 3.500 IU vitamin A lebih banyak dibandingkan ubi jalar yang sudah dikupas. Kombinasi kandungan beta-karoten dan vitamin C ini juga sangat mendukung kesehatan kulit melalui perlindungan antioksidan serta produksi kolagen.
4. Mentimun
Mentimun yang sering dijadikan lalapan atau campuran salad ternyata jauh lebih baik dikonsumsi bersama kulitnya. Bagian kulit mentimun menyimpan kandungan serat tidak larut dan vitamin K yang berfungsi memperlancar pergerakan usus, mencegah sembelit, serta menjaga kesehatan pencernaan.
Tidak hanya itu, kandungan beta-karoten di dalam kulit timun turut bekerja sebagai antioksidan untuk memelihara kesehatan mata, sel-sel tubuh, serta sistem imun.
5. Wortel
Menurut ahli bernama Klinger, wortel yang tidak dikupas memiliki kandungan serat dan fitonutrien yang jauh lebih banyak daripada wortel kupas. Kulit wortel menyimpan konsentrasi vitamin C, niasin, serta senyawa fitokimia yang lebih tinggi untuk tubuh.
Lapisan terluar wortel ini juga menyediakan tambahan serat yang membantu melancarkan pencernaan sekaligus mengontrol penyerapan gula. Agar aman dikonsumsi, pastikan mencuci wortel di bawah air mengalir sambil digosok perlahan menggunakan sikat sayur, dan kupas kulitnya hanya jika ditemukan bagian yang layu, berlubang, atau terasa pahit.
Sumber: Food - Detikcom





