Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah tikus berkeliaran di dalam keranjang kue sebuah kedai kopi mendadak viral di media sosial. Peristiwa yang menghebohkan ini langsung menarik perhatian publik serta pihak berwenang setempat.
Kronologi Penemuan Tikus di Kedai Kopi
Dalam sebuah rekaman video yang diunggah oleh seorang pelanggan, terlihat dua ekor tikus memanjat ke dalam keranjang berisi kue beras di sebuah kedai kopi yang berlokasi di Pasir Ris, Singapura. Menurut pelanggan tersebut, hewan pengerat itu keluar dari bagian bawah lemari yang berada di dekat keranjang makanan.
Seperti dilaporkan Mothership pada Kamis (07/11/2026), pelanggan tersebut juga menyatakan bahwa dirinya mencium aroma kotoran tikus di sekitar area kedai kopi. Sejumlah kotoran bahkan tampak berserakan di lokasi tersebut.
Saat awak media lokal Shin Min Daily News mendatangi tempat kejadian, jumlah tikus yang terlihat ternyata jauh lebih banyak daripada laporan awal. Sekitar enam hingga tujuh ekor tikus tampak berkeliaran di dalam kedai dalam kurun waktu sekitar tiga puluh menit. Hewan-hewan tersebut bergerak bebas di bawah lemari serta melalui celah-celah pintu lemari penyimpanan.
Tanggapan Pengelola dan Investigasi Pihak Berwenang
Menanggapi kejadian tersebut, perwakilan karyawan kedai kopi menyatakan bahwa mereka sebelumnya telah memasang perangkap dan berhasil menangkap dua ekor tikus. Manajer kedai kopi yang enggan disebutkan namanya menjelaskan bahwa pihaknya rutin melakukan penanganan hama setiap bulan serta sempat menangkap tikus dan mengurungnya dalam kandang dua minggu lalu.
Kasus ini kini telah ditangani secara langsung oleh Singapore Food Agency (SFA). Badan pengawas pangan tersebut menyampaikan bahwa proses investigasi masih berjalan dan tindakan penegakan hukum akan segera diambil setelah bukti yang dikumpulkan dinilai mencukupi.
Pihak berwenang menegaskan bahwa kebersihan dan keamanan makanan merupakan tanggung jawab bersama yang harus diutamakan. Setiap pelaku usaha kuliner diwajibkan untuk mematuhi aturan serta standar kebersihan yang telah ditetapkan oleh pemerintah Singapura.
Masalah penemuan hewan pengerat di tempat makan bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, kejadian serupa juga pernah dialami oleh pelanggan di Indonesia yang mendapati seekor tikus tengah memakan sisa makanan di atas meja salah satu restoran populer, memicu desakan agar restoran segera memperbaiki standar kebersihan mereka.
Sumber: Food - Detikcom







