Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae Yong, memberikan isyarat bahwa timnya akan mengandalkan Shayne Pattynama, Fajar Fathurrahman, hingga Eksel Runtukahu dalam ajang League Cup. Ajang League Cup 2026/2027 sendiri dijadwalkan bergulir pada 3 November hingga 19 Mei 2027 mendatang, di mana Persija tergabung di Grup A Zona Barat bersama PSMS Medan dan Sumsel United.
Peluang Tampil di League Cup
Ketiga pemain tersebut, yakni Pattynama, Fajar, dan Eksel, tercatat belum mendapatkan kesempatan tampil dalam tujuh pekan awal Super League 2026/2027. Shin belum memberikan kepercayaan kepada ketiganya untuk menjadi pilihan utama di liga.
Dalam tujuh pertandingan awal musim ini, Shin selalu menaruh para pemain tersebut di bangku cadangan. Khusus untuk Shayne Pattynama yang berposisi sebagai bek sayap kiri, pemain naturalisasi tersebut bahkan belum sempat masuk ke dalam daftar susunan pemain.
Selepas laga Persija menghadapi Persik di Jakarta International Stadium (JIS), Senin (26/10) malam, Shin menjelaskan bahwa ketiga pemain itu berpeluang besar menjadi andalan dalam ajang League Cup. Pelatih asal Korea Selatan tersebut menyatakan akan melakukan rotasi pemain.
“Ya, untuk turnamen League Cup akan ada rotasi. Jadi siapa pemain yang tidak dapat bermain banyak di Super League akan dimainkan,” kata Shin kepada CNN Indonesia.
Persaingan Ketat di Skuad Utama
Shayne Pattynama dan Fajar Fathurrahman selama ini tersingkir dari susunan pemain utama akibat persaingan yang sangat ketat di posisi bek sayap kanan dan kiri. Pada sektor pertahanan sisi kanan, Shin lebih cenderung mengandalkan Kerim Memija, Rio Fahmi, hingga Kyohei Yoshino.
Situasi serupa juga dialami oleh Eksel Runtukahu di lini depan. Kehadiran rekrutan anyar Alexander Jeremejeff dan Ivan Mamut sebagai juru gedor membuat Eksel kesulitan menembus tim utama dan mendapatkan kesempatan tampil secara reguler.
Demi menjaga kebugaran fisik dalam menghadapi ketatnya kompetisi Super League sekaligus League Cup, Shin memberikan sinyal terang bahwa Pattynama, Fajar, dan Eksel akan diproyeksikan sebagai tumpuan utama dalam turnamen antarkasta tersebut.







