Striker Rafael Struick menyatakan bahwa dirinya tidak menaruh harapan yang terlalu tinggi untuk kembali mendapat panggilan memperkuat Timnas Indonesia di bawah kepelatihan John Herdman. Pemain berusia 23 tahun tersebut menunjukkan sikap pasrah terkait kelanjutan kariernya bersama skuad Garuda, seperti dilaporkan CNN Indonesia.
Fokus Maksimal di Dewa United
Meskipun masa depannya di tim nasional belum pasti, Struick menegaskan komitmen penuhnya untuk mengerahkan kemampuan terbaik bersama klubnya saat ini, Dewa United. Ia memilih untuk mencurahkan seluruh fokusnya di level klub.
“Sejujurnya, saya tidak berharap terlalu banyak [dipanggil lagi ke Timnas Indonesia]. Saya hanya berusaha terus bekerja keras dan memberikan 100 persen kemampuan bersama Dewa United,” kata Struick di Jakarta, Rabu (28/10).
Absen Panjang dari Skuad Garuda
Struick sudah melewati periode lebih dari satu tahun tanpa mencatatkan penampilan bersama Timnas Indonesia. Penampilan terakhirnya terjadi pada tanggal 20 Maret 2025 ketika skuad Merah Putih melakoni laga tandang menghadapi Australia dalam ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Selepas pertandingan tersebut, sang pemain hanya menghabiskan waktu di bangku cadangan sampai rangkaian putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 rampung. Sejak saat itu, namanya tidak lagi tercantum dalam daftar pemain yang dipanggil.
Sebelumnya, Struick sempat pula memperkuat Timnas Indonesia U-23 ketika berlaga di Kualifikasi Piala Asia U-23. Akan tetapi, setelah itu ia tidak lagi terlihat di dalam susunan pemain Garuda.
Tetap Siap Jika Dipanggil
Kendati demikian, Struick sama sekali tidak menutup pintu atau menyerah untuk kembali memperkuat negara. Ia bertekad untuk menunjukkan performa impresif agar bisa kembali memikat hati juru taktik tim nasional.
“Mudah-mudahan, penampilan dan kualitas permainan saya bisa terlihat sehingga pelatih bisa menilainya. Saya selalu siap jika mendapatkan panggilan di tim senior,” tegasnya.






