Perbankan

Bank Mandiri Tingkatkan Layanan Digital untuk Dorong Bisnis

Bank Mandiri Tingkatkan Layanan Digital untuk Dorong Bisnis

Perubahan perilaku serta ekspektasi nasabah yang terus berkembang mendorong Bank Mandiri untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus mengembangkan ekosistem finansial dan nonfinansial yang terintegrasi. Seiring dengan pertumbuhan jumlah nasabah dan semakin beragamnya kebutuhan mereka, bank berupaya menghadirkan layanan yang mudah diakses, aman, nyaman, dan andal dalam setiap interaksi.

Pengembangan Layanan Digital Terintegrasi

Direktur Operations Bank Mandiri Timothy Utama mengatakan pihaknya terus berupaya meningkatkan pengalaman nasabah melalui pengembangan layanan yang berorientasi pada kebutuhan dan kenyamanan mereka, seperti dilaporkan Finance – Detikcom. Menurut Timothy, pengalaman nasabah menjadi landasan dalam setiap pengembangan layanan agar nasabah mendapatkan solusi yang benar-benar menjawab kebutuhan.

Timothy menjelaskan, layanan digital Bank Mandiri dibangun dengan menggunakan kerangka kerja yang lengkap untuk menghadirkan berbagai solusi dalam satu aplikasi. Solusi tersebut mencakup kebutuhan menabung, bertransaksi, pembiayaan, hingga investasi, serta dilengkapi solusi gaya hidup dan integrasi ekosistem Bank Mandiri.

Memasuki usia ke-28, Bank Mandiri meluncurkan layanan emas digital setelah mengantongi izin bulion dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang menjadikan bank konvensional tersebut sebagai yang pertama di Indonesia dengan lisensi bulion. Melalui aplikasi Livin’, nasabah dapat membuka tabungan emas, melakukan transaksi jual beli, mengakses fasilitas cicil emas, serta mengambil emas fisik di kantor cabang atau ATM Emas di berbagai kota.

Hingga Agustus 2026, jumlah pengguna terdaftar Livin’ by Mandiri mencapai 42,2 juta atau tumbuh 23,4 persen secara tahunan, dengan frekuensi transaksi menyentuh 3,7 miliar atau naik 21,6 persen secara tahunan. Pertumbuhan transaksi digital ini ikut menopang penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) secara bank only yang mencapai Rp1.687 triliun atau tumbuh 17,6 persen secara tahunan, melampaui pertumbuhan industri sebesar 13,7 persen secara tahunan.

Integrasi Kanal Online dan Offline

Bank Mandiri meyakini pengalaman nasabah yang optimal tidak hanya dibangun melalui teknologi, sebab interaksi langsung tetap memegang peranan penting. Karena itu, bank memperkuat integrasi layanan digital dengan jaringan kantor cabang, ATM/CRM, dan pusat kontak melalui pendekatan hibrida, salah satunya lewat layanan Livin’ Call yang memungkinkan nasabah menghubungi pusat kontak tanpa pulsa.

Layanan tersebut diklaim mempercepat proses pelayanan karena nasabah tidak perlu melewati tahapan identifikasi dan verifikasi konvensional. Melalui sinergi antara inovasi digital, keandalan teknologi, dan pelayanan personal di seluruh kanal, Bank Mandiri berharap dapat terus menghadirkan pengalaman menyenangkan yang memperkuat loyalitas nasabah.

Konsistensi peningkatan kualitas layanan di berbagai kanal tersebut membuahkan pengakuan dalam ajang Danantara Indonesia CX100, di mana Bank Mandiri meraih predikat Sector Champion untuk kategori Financial Services sekaligus Grand Champion sebagai BUMN dengan skor layanan tertinggi.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *