Daftar Isi
Perangkat pembersih rumah otomatis atau robot vacuum ternyata menyimpan celah keamanan yang berpotensi mengancam privasi penggunanya. Perangkat pintar ini tidak hanya memetakan denah lantai rumah, tetapi juga diduga dapat mengamati aktivitas pemilik hingga merekam percakapan pribadi.
Temuan Celah Keamanan pada Sistem Backend
Ancaman keamanan tersebut diungkap oleh seorang pengguna bernama Sammy Azdoufal saat mencoba mengendalikan perangkat DJI Romo miliknya dari jarak jauh. Ketika mengakses sistem, ia mendapati bahwa dirinya tidak hanya dapat mengontrol perangkat miliknya sendiri, melainkan juga bisa masuk dan mengendalikan robot pembersih milik pengguna lain.
Seperti dilaporkan Engadget, Sammy memanfaatkan bantuan Claude Code untuk melakukan rekayasa balik pada sistem komunikasi anti-perangkat tersebut. Masalah ini berakar dari kegagalan fungsi pemeriksaan keamanan pada server. Sistem server berhasil mengenali pengguna sebagai pelanggan yang sah, tetapi gagal membatasi hak akses pengguna agar hanya terbatas pada perangkat milik mereka sendiri. Kelemahan teknis ini tidak dapat dicegah sekadar dengan penggunaan kata sandi yang rumit.
Menanggapi temuan ini, pihak DJI menyatakan bahwa kendala izin akses pada sistem backend tersebut telah diselesaikan. Perusahaan telah merilis dua pembaruan sistem pada 10 Februari 2026 untuk menutup celah keamanan yang ditemukan.
Pengumpulan Data Pribadi secara Berkala
Masalah privasi pada robot vacuum tidak berhenti pada celah peretasan. Selama beroperasi harian, perangkat ini dapat mengirimkan beragam data secara terus-menerus ke server produsen. Informasi yang dikirimkan mencakup riwayat pembersihan, status alat, peta lantai rumah, hingga objek yang terdeteksi di sekitarnya.
Kebijakan privasi dari produsen iRobot menunjukkan bahwa model yang terhubung ke internet dapat mentransfer informasi yang lebih rinci dari sekadar peta lantai. Data tersebut meliputi nama ruangan, jenis lantai, pergerakan robot, hingga rincian jaringan Wi-Fi yang terhubung.
Langkah Pencegahan Risiko Privasi
Guna meminimalkan risiko kebocoran data, pengguna disarankan memilih robot vacuum yang membatasi pengiriman data ke luar rumah serta memproses navigasi dan gambar secara langsung di dalam perangkat. Penggunaan model tanpa kamera bisa mengurangi risiko paparan visual, meskipun perangkat tersebut masih mungkin mengumpulkan data peta rumah dan informasi akun.
Pengguna dianjurkan untuk cermat membaca kebijakan privasi serta mempertimbangkan kembali penggunaan fitur yang wajib terhubung ke cloud. Untuk menjaga keamanan perangkat, pemilik robot vacuum perlu menggunakan kata sandi yang kuat, mengaktifkan autentikasi dua faktor, rutin memperbarui firmware, serta mematikan fitur seperti remote viewing saat tidak digunakan.






