Sport

Alasan FA Tolak Banding Arsenal untuk Kartu Merah Dowman

Alasan FA Tolak Banding Arsenal untuk Kartu Merah Dowman

Asosiasi Sepak Bola Inggris atau FA membeberkan alasan di balik penolakan banding yang diajukan oleh Arsenal terkait kartu merah Max Dowman. Keputusan tersebut tetap diambil meskipun sempat terjadi perbedaan pendapat di antara para anggota panel FA.

Kronologi Kartu Merah Max Dowman

Max Dowman diganjar kartu merah ketika Arsenal menelan kekalahan melalui adu penalti dari tuan rumah Fleetwood Town di Stadion Highbury pada babak 16 besar Carabao Cup, Rabu (28/10/2026). Remaja berusia 16 tahun tersebut diusir wasit pada menit ke-85 setelah menendang pemain Fleetwood, Harrison Neal.

Peristiwa bermula saat Dowman berniat menyapu bola namun justru diterjang oleh Neal. Sebagai respons atas tekel tersebut, Dowman melayangkan tendangan ke arah Neal.

Meskipun tendangan yang dilepaskan Dowman dinilai tidak terlalu keras, pengadil lapangan tetap mengategorikan tindakan tersebut sebagai perilaku kekerasan atau violent conduct sehingga berbuah kartu merah langsung. Akibat sanksi tersebut, Dowman dijatuhi hukuman larangan bertanding dalam tiga pertandingan domestik.

Alasan Penolakan Banding Arsenal

Manajemen Arsenal sempat melayangkan permohonan banding ke FA karena menilai wasit membuat kekeliruan dalam memberikan kartu merah. Menurut klub berjuluk The Gunners tersebut, hukuman yang diberikan terlalu berlebihan mengingat ayunan kaki Dowman tidak keras.

Kendati demikian, FA kukuh menolak permohonan tersebut sehingga sang pemain muda tetap harus menjalani sanksi larangan tampil sebanyak tiga laga. Dowman dipastikan absen saat Arsenal menghadapi Liverpool pada 1(1/1), Hull City (7/11), serta Newcastle United (22/11).

Penolakan banding ini tetap diketok meski terdapat satu anggota panel independen yang berpendapat bahwa sang pemain tidak pantas diusir keluar lapangan. Panel tersebut beranggotakan mantan pemain Fulham Udo Onwere, mantan pemain Blackburn Stuart Ripley, serta Ray Olivier.

Menurut sudut pandang kelompok ini, tidak terlihat adanya unsur penggunaan tenaga secara berlebihan atau kebrutalan, sehingga insiden itu seharusnya tidak dikategorikan sebagai tindakan kekerasan. Pertimbangan inilah yang mendasari pandangan bahwa sanksi kartu merah tersebut tidak tepat.

Akan tetapi, suara mereka kalah mayoritas dari dua anggota panel lainnya yang sepakat bahwa pelanggaran tersebut memenuhi unsur perilaku kekerasan. Kedua anggota tersebut menilai wasit telah mengambil langkah yang benar.

“Max Dowman sebenarnya bisa saja menarik diri dari duel tersebut tanpa bereaksi apa pun, tetapi ia justru berbalik ke arah Neal, dan upayanya untuk melayangkan tendangan balasan dengan penuh tenaga membuat wasit harus mengambil keputusan,” demikian bunyi pertimbangan panel yang menyebabkan banding tersebut kandas seperti dilansir detikcom.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *