Pemerintah China mendesak lima negara tetangga di kawasan Mekong agar menolak segala bentuk campur tangan kekuatan asing serta menghindari konfrontasi antarblok. Desakan tersebut diungkapkan oleh Menteri Luar Negeri China Wang Yi dalam forum kerja sama kawasan di Beijing pada Rabu (4/11/2026).
Pertemuan Kerja Sama Lancang-Mekong
Forum yang merupakan Pertemuan Menteri Luar Negeri Kerja Sama Lancang-Mekong (LMC) ke-11 ini diikuti oleh enam negara, yakni China, Myanmar, Laos, Thailand, Kamboja, dan Vietnam. Kerjasama regional tersebut pertama kali dibentuk pada 2016 dan menggunakan nama Sungai Lancang di wilayah China, yang hilirnya dikenal sebagai Sungai Mekong di negara-negara tetangga.
Berdasarkan laporan kantor berita pemerintah Xinhua yang dikutip pada Kamis (5/11/2026), Wang menyatakan bahwa negara-negara di kawasan tersebut wajib menolak campur tangan pihak luar serta hasutan konfrontasi antarblok. Ia juga meminta agar kelompok-kelompok kecil yang eksklusif ditolak dan kebangkitan kembali militerisme dicegah.
Agenda tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, meliputi Menteri Luar Negeri Kamboja Prak Sokhonn, Menteri Luar Negeri Laos Thongsavanh Phomvihane, Menteri Luar Negeri Vietnam Le Hoai Trung, Menteri Perencanaan Myanmar Aung Kyaw Hoe, serta Menteri Luar Negeri Thailand Sihasak Phuangketkeow.
Dorongan Ekonomi dan Teknologi
Dalam kesempatan yang sama, Wang meminta keenam negara untuk menjaga kesinambungan kerja sama yang telah terjalin selama sepuluh tahun terakhir dan menyongsong fase baru yang disebutnya sebagai dekade emas berikutnya. Dirinya mendorong penyelarasan strategi pembangunan, perluasan perdagangan dan investasi, serta realisasi proyek yang berdampak langsung kepada masyarakat.
Lebih lanjut, China mengajak negara-negara kawasan Mekong memperluas kolaborasi di bidang teknologi, mencakup ekonomi digital, kecerdasan buatan (AI), manufaktur cerdas, hingga pertanian cerdas. Wang bahkan mengundang lebih banyak negara di kawasan tersebut untuk bergabung ke dalam Organisasi Kerja Sama Kecerdasan Buatan Dunia (WAICO) yang baru diluncurkan China tahun ini dan berpusat di Shanghai.
Dalam sektor keamanan, Wang mengimbau negara-negara anggota LMC untuk mempererat koordinasi guna memberantas kejahatan lintas negara. Ia turut mengusulkan pembentukan mekanisme peringatan dini bencana lintas batas serta penguatan kapasitas bersama dalam pencegahan, mitigasi, dan penanganan bencana.
Wang mengharapkan agar kerja sama enam negara ini terus berfungsi sebagai penggerak solidaritas bagi negara-negara Global Selatan sekaligus memperkokoh stabilitas regional.







