BUMN

Pertamina Akuisisi Hak Partisipasi Lapangan Migas Aljazair

Pertamina Akuisisi Hak Partisipasi Lapangan Migas Aljazair

PT Pertamina (Persero) melalui anak perusahaannya, PT Pertamina Algeria EP (PAEP), resmi mengambil alih hak partisipasi milik perusahaan energi asal Spanyol, Moeve, di tiga lapangan hidrokarbon darat (onshore). Ketiga lapangan tersebut terletak di kawasan Cekungan Berkine, Aljazair.

Perluas Portofolio Hulu Migas Internasional

Transaksi akuisisi ini disepakati bersama dua anak usaha Moeve, yaitu Cepsa Algérie, S.L.U dan Cepsa (Rhourde El Rouni), S.L.U. Tiga area migas yang diakuisisi meliputi lapangan Rhourde el Khrouf (RKF), Bir el Msana (BMS), serta Ourhoud (ORD). Saat ini, penuntasan proses transaksi masih berjalan dan sedang menunggu persetujuan dari otoritas berwenang di Aljazair.

Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menuturkan pada Rabu (4/11/2026) bahwa langkah ekspansi ini beriringan dengan komitmen perseroan untuk meningkatkan ketahanan energi nasional. Di samping itu, aksi korporasi tersebut bertujuan menguatkan portofolio bisnis hulu migas Pertamina pada kancah global.

Dukung Program Bring the Barrel Home

Sebagai induk Subholding Upstream Pertamina, PT Pertamina Hulu Energi (PHE) memanfaatkan akuisisi ini untuk memperkokoh portofolio aset internasional. Langkah ini diambil guna memaksimalkan potensi produksi migas melalui pengelolaan operasional yang andal serta berkelanjutan.

PAEP yang beroperasi di bawah PT Pertamina Internasional EP (PIEP) telah mengelola kegiatan operasional dan investasi migas hulu di Aljazair sejak 2012. Dalam menjalankan peran strategisnya, PAEP berinvestasi bersama Sonatrach untuk memberikan nilai tambah jangka panjang bagi sektor energi di negara tersebut.

Melalui akuisisi ini, Pertamina turut menguatkan pelaksanaan semangat Bring the Barrel Home, yakni mengoptimalkan hasil produksi dari aset hulu internasional demi menambah pasokan migas domestik. Simon menjelaskan bahwa PHE akan terus berinvestasi pada tata kelola hulu migas yang berkelanjutan berlandaskan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG), serta mengedepankan integritas, penerapan tata kelola perusahaan yang baik, dan pencegahan kecurangan di lingkungan kerja.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *