Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia resmi melantik Arsyadany Ghana Akmalaputri sebagai Direktur Jenderal Ketenagalistrikan. Prosesi pelantikan tersebut diselenggarakan di Ruang Sarulla Kementerian ESDM pada Senin (2/11/2026).
Konfirmasi Pelantikan
Pelantikan Arsyadany dalam jabatan baru tersebut dikonfirmasi oleh Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Tri Winarno serta Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Laode Sulaeman seusai menghadiri acara tersebut di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, pada Senin (2/11/2026).
Selain meresmikan pengangkatan Arsyadany sebagai pimpinan tertinggi di Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, Tri menyampaikan bahwa Bahlil turut melantik sejumlah pejabat eselon II di lingkungan Kementerian ESDM. Namun, Tri menyatakan dirinya tidak mengingat secara rinci daftar nama pejabat eselon II yang turut dilantik dalam kesempatan itu.
Rekam Jejak Karier Arsyadany Ghana
Sebelum mengemban amanah sebagai Dirjen Ketenagalistrikan, Arsyadany menduduki posisi sebagai Direktur Distribusi PT PLN (Persero) terhitung sejak Juni 2025. Berdasarkan informasi dari situs resmi PLN, perempuan kelahiran Semarang pada 25 Oktober 1982 tersebut mengawali perjalanan profesionalnya di perusahaan listrik negara tersebut pada 2006 sebagai Terampil Utama SCADA Teknologi Informasi di PLN Area Pengatur Distribusi Bali.
Dalam kurun waktu pengabdiannya, Arsyadany telah memegang berbagai posisi penting dan strategis di tubuh PLN. Beberapa jabatan yang pernah diembannya meliputi Manajer Area Pengatur Distribusi Jawa Tengah, Manajer Unit Pelaksana Pengatur Distribusi Jawa Timur, hingga Senior Manager Perencanaan UIW NTB.
Arsyadany juga sempat menduduki posisi sebagai Vice President Public Relations di Divisi Komunikasi Korporat dan CSR PLN. Selepas itu, ia dipercaya memegang peran sebagai Executive Vice President Stakeholder Management dan BoD Support, serta Executive Vice President Umum dan Aset Properti sebelum akhirnya diangkat menjadi Direktur Distribusi PLN.
Latar Belakang Pendidikan
Secara akademis, Arsyadany menyelesaikan pendidikan tingkat sarjana strata satu di bidang Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Surakarta pada 2004. Ia kemudian melanjutkan program Leadership Program for EL dan Operational Excellence Through Leadership di Queensland University pada 2016.
Selanjutnya, Arsyadany menempuh pendidikan strata dua jurusan Manajemen Bisnis di Universitas Diponegoro dan merampungkannya pada 2017. Ia juga tercatat mengikuti program Authentic Leader Development di Harvard Business School pada 2023 serta dianugerahi gelar Insinyur Profesional Utama dari Persatuan Insinyur Indonesia pada 2024.
Sumber: Finance - Detikcom





