Ekonomi & Bisnis

2 Saham Masuk Pemantauan Khusus BEI Akibat Masalah Keuangan

2 Saham Masuk Pemantauan Khusus BEI Akibat Masalah Keuangan

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan dua saham emiten yang masuk dalam papan pemantauan khusus. Berdasarkan pengumuman Bursa No. Peng-PK-00074/BEI.PLP/11-2026 pada Senin (2/11/2026), kedua saham tersebut saat ini berada di papan pengembangan.

Daftar dan Alasan Saham Masuk Pemantauan Khusus

Dua emiten yang masuk ke dalam daftar pemantauan khusus adalah PT Triniti Dinamik Tbk. dengan kode saham TRUE dan PT Sriwahana Adityakarta Tbk. dengan kode saham SWAT. Saham TRUE masuk ke dalam kriteria pemantauan khusus karena tidak membukukan pendapatan atau tidak ada perubahan pendapatan pada laporan keuangan terakhir dibandingkan dengan laporan keuangan sebelumnya.

Sementara itu, saham SWAT masuk ke dalam daftar pemantauan khusus BEI dikarenakan perusahaan memiliki ekuitas negatif pada laporan keuangan terakhir. Perubahan status ini mulai efektif berlaku pada tanggal 3 November 2026.

Kondisi Saham dan Kriteria BEI

Pihak bursa menjelaskan bahwa saat ini terdapat sejumlah kriteria yang dapat menyebabkan saham emiten masuk dalam pemantauan khusus. Kriteria tersebut beragam, mulai dari adanya opini tidak menyatakan pendapat pada laporan keuangan auditan terakhir hingga perusahaan dalam kondisi dimohonkan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU), pailit, atau pembatalan perdamaian.

Berdasarkan data Stockbit seperti dilaporkan CNBC Indonesia, saham TRUE ditutup melemah 6,67 persen ke level Rp28 per saham pada perdagangan hari ini, dengan nilai yang anjlok 86,67 persen sepanjang tahun berjalan. Sedangkan saham SWAT telah disuspensi atau digembok perdagangannya oleh Bursa sejak 30 Juni 2025 pada level Rp16 per saham akibat keterlambatan penyampaian laporan keuangan berkala terbaru serta denda yang belum diselesaikan kepada otoritas bursa.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *