Daftar Isi
Distributor Apple di Indonesia resmi memasarkan iPhone Duo ke Tanah Air pada Jumat (30/10). Sebelum penjualan perdana dimulai, sempat ada kesempatan untuk berkenalan langsung dengan ponsel lipat pertama keluaran Apple tersebut.
Kesan Premium dan Mekanisme Engsel
Kesan pertama yang ditampilkan dari ponsel ini adalah premium. Banderol harga mulai dari Rp45 juta akan sangat dipertanyakan jika kesan tersebut tidak langsung muncul dari perangkat ini.
Sensasi ketika melipat perangkat ini sangat nyaman dan halus. Seratus komponen yang dibenamkan Apple untuk membangun bagian engsel ini rasanya bukan sekadar angka semata.
Apple juga melengkapi bingkai layar bagian dalam dengan susunan magnet untuk memastikan layar menutup secara aman saat dilipat. Tarikan dari magnet tersebut terasa pas dan tidak berlebihan, sehingga awalnya tidak disadari keberadaannya.
Layar dan Animasi Transisi
Bagian paling menyenangkan dari membuka dan menutup iPhone Duo adalah animasi transisi pada layar. Tidak heran jika bagian tersebut menjadi salah satu hal yang ditonjolkan Apple saat peluncurannya.
Animasi transisi ini bukan sekadar ditampilkan ketika berada di layar utama, melainkan pada aplikasi apa saja yang sedang dibuka.
Ukuran 5,4 inci saat ditutup cukup ringkas untuk tangan yang tidak terlalu besar. Sementara itu, layar berukuran 7,6 inci yang tersaji ketika perangkat dibuka cukup nyaman untuk diajak melakukan banyak tugas sekaligus serta mengonsumsi media, mulai dari membaca buku elektronik hingga menonton film.
Kamera dan Fitur Khusus
iPhone Duo dipersenjatai dua kamera belakang beresolusi 48 megapiksel, kamera Center Stage 12 megapiksel, serta kamera di layar bagian dalam. Kualitas kamera ini sebanding dengan yang ditawarkan oleh iPhone 18 Pro, tetapi tanpa kehadiran lensa telefoto, bukaan variabel, dan mode profesional.
Catatan penting ada pada kamera di bagian layar dalam yang tampaknya tidak ditujukan untuk mengambil foto maupun video. Kualitas kamera yang tersembunyi di bawah layar tersebut sepertinya hanya diperuntukkan bagi keperluan panggilan video.
Ponsel lipat sewajarnya menghadirkan fitur pratayang ganda sebagai salah satu fungsi kamera, begitu pula dengan iPhone Duo. Namun, yang menarik dari fitur ini adalah keberadaan opsi Kid Cue guna menarik perhatian anak-anak saat berfoto.
Fitur Kid Cue pada iPhone Duo saat ini menampilkan animasi karakter Snoopy untuk menarik perhatian anak-anak yang kerap kesulitan fokus ke arah kamera ketika diajak berfoto.
Antarmuka dan Ekosistem Aplikasi
Pengalaman menjalankan iPhone Duo terasa familier berkat dukungan sistem operasi iOS 27. Hanya segelintir fungsi baru, yang memang khusus untuk perangkat Duo, yang memerlukan waktu penyesuaian.
Sejumlah penyesuaian tersebut meliputi bagian dok, bilah status, dan Pulau Dinamis yang terletak di sisi kanan. Selain itu, gestur untuk menjalankan fungsi banyak tugas masih terasa kaku karena belum terbiasa.
Beberapa aplikasi buatan Apple maupun pihak ketiga sudah dioptimalkan untuk bentuk fisik iPhone Duo yang menawarkan beberapa mode penggunaan. Salah satu aplikasi pihak ketiga yang telah melakukan penyesuaian adalah Netflix, di mana ketika digunakan dalam mode menyerupai komputer jinjing, film dan pengaturannya secara otomatis terbagi ke dua layar.
Bagian paling disayangkan dari ponsel ini adalah ketiadaan fitur pemindai wajah. Fitur pemindai sidik jari memang responsif, tetapi metode keamanan tersebut terasa kurang cepat jika dibandingkan dengan pemindai wajah.
Sebagai titik awal petualangan Apple di ranah ponsel lipat, perangkat Duo memberikan kesan yang cukup baik, kecuali harganya yang setara dengan ponsel lipat tiga buatan Huawei. Kehadiran ponsel ini mungkin juga bakal menjadi pekerjaan rumah bagi para pengembang untuk mengoptimalkan aplikasi mereka ke dalam iPhone Duo demi menyuguhkan pengalaman yang lebih maksimal.






