Pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi berhasil menghancurkan dua rudal balistik yang ditembakkan oleh kelompok pemberontak Houthi. Proyektil tersebut dilaporkan mengarah langsung ke wilayah ibu kota Riyadh.
Konfirmasi Penghancuran Rudal
Peristiwa pencegatan ini dikonfirmasi langsung oleh Juru bicara koalisi, Turki al-Malki. Ia menyatakan bahwa sistem pertahanan udara Saudi bereaksi cepat untuk menetralkan ancaman tersebut.
Seperti dilaporkan detikcom, Turki al-Malki menuliskan dalam sebuah unggahan di platform X bahwa pertahanan udara telah mencegat dan menghancurkan dua rudal balistik yang diluncurkan oleh milisi teroris Houthi ke arah Riyadh.
Rentetan Serangan ke Fasilitas Vital
Sebelum insiden pencegatan ini, kelompok Houthi yang mendapat dukungan dari Iran sempat menyatakan telah menembakkan sejumlah proyektil ke kilang minyak terbesar di Arab Saudi pada Selasa (27/10). Selain fasilitas energi, kelompok tersebut juga mengaku telah melancarkan serangan terhadap gedung Kementerian Pertahanan Saudi.
Sebagai negara pengekspor minyak mentah terbesar di dunia, Arab Saudi kerap menjadi sasaran serangan kelompok Houthi sepanjang bulan ini. Target dari serangan-serangan tersebut meliputi berbagai fasilitas minyak, lokasi sipil, hingga bandar udara internasional yang berada di Riyadh.
Pernyataan lanjutan dari pihak Houthi yang dilansir AFP pada Rabu (28/10) merinci bahwa serangan pada Selasa waktu setempat itu juga menyasar kilang minyak Ras Tanura yang terletak di kawasan pesisir timur Saudi.
Sumber: News - Detikcom





