SMA/SMK

Perusahaan Tambang Bekali Siswa SMK Lewat BUMA School

Perusahaan Tambang Bekali Siswa SMK Lewat BUMA School
Daftar Isi
  1. Rangkaian Program dan Capaian Siswa
  2. Komitmen dan Peran Industri
  3. Perkembangan dan Dampak Alumni

PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) membekali generasi muda dengan keterampilan dan pengetahuan sesuai kebutuhan industri lewat program BUMA School tahun ajaran 2025/2026. Menandai berakhirnya rangkaian program tersebut, BUMA menggelar kegiatan penutupan yang diikuti secara langsung oleh 10 kepala sekolah dan 10 guru penanggung jawab dari sekolah mitra, disertai workshop dan pembekalan soft skills bertema Continuous Improvement pada Kamis (29/10/2026).

Rangkaian Program dan Capaian Siswa

BUMA School berfokus pada kesiapan siswa memasuki dunia kerja melalui tahapan seleksi, pembelajaran teknis, pengembangan soft skills, pembinaan mental dan fisik, hingga praktik kerja industri dan sertifikasi kompetensi. Program ini memanfaatkan Learning Management System untuk memperkecil kesenjangan antara keterampilan di sekolah dengan kebutuhan industri. Pada tahun ajaran 2025/2026, program ini diikuti oleh 200 siswa dari 10 SMK yang tersebar di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan.

Seluruh peserta berhasil menyelesaikan rangkaian program dan memperoleh sertifikasi Basic Mechanic Course. Sebanyak 170 siswa juga berhasil mendapatkan sertifikasi kompetensi mekanik dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi. Selain itu, 20 siswa menjalani praktik kerja industri di BUMA Rebuild Center, Balikpapan.

Komitmen dan Peran Industri

Direktur Utama BUMA, Dian Sofia Andyasuri mengatakan bahwa BUMA School merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam menyiapkan generasi muda agar lebih siap memasuki dunia kerja. Melalui program ini, BUMA ingin membawa pengetahuan dan pengalaman agar apa yang dipelajari siswa di sekolah semakin relevan dengan standar yang dibutuhkan industri.

Dalam pelaksanaannya, BUMA bertindak sebagai pemilik program, sementara PT BISA Ruang Nuswantara berperan sebagai implementor dalam mendukung proses pembelajaran. Mardin Umar, Koordinator BUMA School dari SMKN 5 Sidrap, menilai keterlibatan industri ini membantu menghadirkan proses pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan vokasi.

Perkembangan dan Dampak Alumni

Sejak diluncurkan pada 2018, BUMA School telah menjangkau 2.236 siswa, melibatkan 32 guru, serta berkolaborasi dengan 16 SMK di 7 provinsi. Oktavian Dwi S, salah satu alumni yang kini bekerja sebagai mekanik di BUMA, menuturkan bahwa program tersebut membangun rasa percaya diri dan membantunya beradaptasi dengan lingkungan kerja profesional. Lebih dari 400 alumni BUMA School kini telah terserap di BUMA maupun perusahaan lainnya.

Sebagai kelanjutan program, BUMA melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dengan empat SMK baru, yaitu SMK Negeri 1 Balikpapan, SMK Negeri 1 Singosari, SMK Swasta Warga Solo, dan SMK Swasta Tabalong sebagai mitra penyelenggara untuk tahun ajaran 2026/2027.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *