Daftar Isi
PT Waskita Karya (Persero) Tbk terus melanjutkan upaya pemulihan bencana di Aceh melalui pengerjaan proyek Rancang dan Bangun Penanganan Kawasan Pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, serta Kota Langsa.
Lingkup Pekerjaan dan Progres Pemulihan
Tugas Perseroan mencakup pembersihan drainase sepanjang 61.401 meter, pembersihan pekarangan sebanyak 237 rumah, serta penanganan permanen untuk drainase sepanjang 50.817 meter dan jalan sepanjang 20.023 meter. Secara keseluruhan, realisasi pekerjaan tersebut sudah hampir 70 persen, sementara khusus untuk penanganan bencana di Kota Langsa progres pengerjaannya telah menembus 71,38 persen.
Corporate Secretary Waskita Karya, Steven Subiantoro menyatakan bahwa pihaknya berupaya menata kembali sejumlah daerah di Aceh setelah bencana banjir dan longsor yang terjadi pada November tahun lalu. Tim di lapangan tidak hanya membersihkan ratusan rumah warga, tetapi juga membangun saluran, dinding penahan tanah, serta melakukan pengaspalan, seperti disampaikan dalam keterangannya pada Selasa (27/10/2026).
Penyediaan Air Bersih dan Perbaikan Rumah Ibadah
Perseroan turut melaksanakan rehabilitasi dan rekonstruksi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Meureudu di Pidie Jaya, Teupin Mane di Bireuen, dan Lampahan di Bener Meriah guna menyediakan kebutuhan air bersih bagi masyarakat agar tidak kesulitan memenuhi kehidupan sehari-hari.
Steven menjelaskan bahwa pengerjaan proyek SPAM tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung Kementerian Pekerjaan Umum untuk memulihkan akses air minum bagi warga terdampak dengan tetap memastikan pelaksanaan sesuai standar mutu serta mengutamakan keselamatan kerja.
Selain itu, perusahaan sedang mengerjakan Penanganan Keadaan Darurat Pascabencana Prasarana Peribadatan di Provinsi Aceh 1 yang mencakup 137 lokasi tersebar di 11 kabupaten atau kota. Realisasi pembangunan fasilitas keagamaan tersebut kini mencapai 47,1 persen dengan target penyelesaian seluruh rumah ibadah pada akhir Desember mendatang.
Penyelesaian Hunian Sementara dan Komitmen Lanjutan
Sebelumnya, Waskita Karya telah merampungkan lebih dari 500 hunian sementara modular di Aceh Utara, Kabupaten Bener Meriah, dan Kota Subulussalam, beserta puskesmas darurat di Aceh Tenggara yang setiap bloknya dilengkapi gedung serbaguna, toilet, area cuci, dapur, serta musala.
Steven mengungkapkan bahwa ratusan hunian tersebut saat ini sudah ditempati dan pihaknya merasa bangga dapat berkontribusi dalam penyediaan tempat tinggal bagi warga di Aceh.
Waskita Karya menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penanganan bencana di daerah tersebut sejalan dengan langkah pemerintah agar provinsi ini dapat segera pulih dan bangkit secara keseluruhan.
Sumber: Finance - Detikcom






