News

Tolak Angin dan RS Keluarga Sehat Rembang Gelar Operasi Katarak Gratis

Tolak Angin dan RS Keluarga Sehat Rembang Gelar Operasi Katarak Gratis
Daftar Isi
  1. Penyerahan Bantuan dan Penyelenggaraan Operasi Katarak
  2. Perjalanan Program dan Tantangan di Lapangan
  3. Pelaksanaan Operasi dan Dukungan Medis
  4. Peran TNI dan Kesaksian Pasien

Sido Muncul melalui produk Tolak Angin bersama PT Keluarga Sehat Sejahtera dan RS Keluarga Sehat Rembang menyelenggarakan program operasi katarak gratis bagi masyarakat. Bantuan senilai Rp160 juta tersebut diserahkan secara virtual pada Sabtu (24/10).

Penyerahan Bantuan dan Penyelenggaraan Operasi Katarak

Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Direktur Utama Sido Muncul, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat, kepada Direktur Utama PT Keluarga Sehat Sejahtera dan PT Keluarga Sehat Coverall, dr. Benny Purwanto, MARS, P.H.Eng. Acara ini turut didampingi oleh Komisaris Utama PT Keluarga Sehat Coverall Drs. Herry Poerwanto serta Direktur RS Keluarga Sehat Rembang dr. H. Irawan Sanjoto Putro, Sp.OG.

Kegiatan tersebut juga disaksikan oleh Komisaris PT Keluarga Sehat Coverall Angeline Mutiasari, B.Com; Perwakilan Perdami dr. Priyo, Sp.M; Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang Dr. Darmono Ibu; dan perwakilan Kodim Rembang Arh Fahrudin. Menurut Irwan Hidayat, kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian Sido Muncul kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Bayangkan kalau buat mereka (yang membutuhkan), operasi katarak gratis ini merupakan momen yang luar biasa,” ujar Irwan Hidayat di House of Jamu.

Perjalanan Program dan Tantangan di Lapangan

Irwan Hidayat menceritakan bahwa pada awal penyelenggaraan program pada tahun 2011 bersama Perdami, pihaknya sempat mengalami kesulitan mencari pasien. Dari target 5.000 pasien, saat itu hanya tercapai 1.000 pasien karena masyarakat masih takut menjalani operasi mata dan terkendala jarak rumah.

Memasuki tahun kedua, Sido Muncul mulai menggandeng TNI dan Polri, seperti Kodam III/Siliwangi, yang membuat jumlah peserta meningkat drastis hingga mencapai ribuan orang. Berkat edukasi yang masif dari berbagai pihak, saat ini masyarakat sudah semakin antusias mengikuti program serupa.

Hingga kini, Sido Muncul telah memperluas akses layanan kesehatan mata melalui operasi katarak gratis yang menjangkau lebih dari 57.000 mata di seluruh Indonesia. Khusus pada tahun ini, sebanyak 724 penderita katarak telah dioperasi, dan Sido Muncul berencana kembali menggelar program serupa di RS Keluarga Sehat Rembang pada tahun 2027 mendatang.

Pelaksanaan Operasi dan Dukungan Medis

Direktur Utama PT Keluarga Sehat Sejahtera dan PT Keluarga Sehat Coverall, dr. Benny Purwanto, menyambut baik kontribusi Sido Muncul. Ia menyebut Sido Muncul sebagai industri jamu karya anak bangsa yang konsisten menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility.

Benny menjelaskan bahwa pihak rumah sakit melibatkan dokter-dokter berpengalaman dan menyediakan fasilitas medis mutakhir. Fasilitas tersebut mencakup kapasitas 100 tempat tidur, sistem Modular Operating Theatre dengan tata udara steril, peralatan bedah mata canggih, bedah laser dengan harmonik skalpel, IGD lengkap, serta CT Scan 128 slice.

Sebanyak 50 pasien dari berbagai pelosok di Kabupaten Rembang mendapatkan layanan operasi katarak gratis dalam kegiatan tersebut. Direktur RS Keluarga Sehat Rembang, dr. Irawan Sanjoto Putro, Sp.OG, menyatakan bahwa program ini diharapkan mampu membantu masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih baik serta meningkatkan kemandirian dan kualitas hidup.

Peran TNI dan Kesaksian Pasien

Perwakilan Kodim 0720/Rembang, Kapten Arh Fahrudin, mengungkapkan bahwa TNI melalui Babinsa turut membantu mengedukasi warga penderita katarak agar mau menjalani operasi. Kedekatan Babinsa dengan masyarakat memudahkan penyampaian informasi terkait layanan kesehatan tersebut.

Salah seorang penerima manfaat, Karimin, mengaku bersyukur dan senang setelah mengikuti program operasi katarak gratis ini. Sempat merasa takut untuk berobat ke rumah sakit umum pada masa lalu, ia kini merasakan langsung manfaat dari program tersebut.

“Operasinya sudah selesai, nggak sakit. Sekarang mata sudah sehat,” kata Karimin.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *