Kabar gembira bagi jutaan orang yang mengalami kerontokan rambut karena sebuah obat baru bernama VDPHL01 terbukti ampuh menumbuhkan rambut dalam uji coba klinis besar dan kini tinggal menunggu izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA). Jika disetujui, ini akan menjadi obat resep pertama untuk kerontokan rambut dalam hampir 30 tahun terakhir, dikutip Selasa (27/10/2026).
Hasil Uji Klinis dan Efektivitas Obat
Perusahaan farmasi Veradermics menguji obat ini kepada 536 pria yang mengalami kerontokan rambut tingkat ringan hingga sedang selama enam bulan. Peserta dibagi menjadi tiga kelompok yaitu minum obat sekali sehari, dua kali sehari, atau plasebo. Sebanyak 79 persen dari peserta dalam kelompok yang meminum obat 1 kali sehari melaporkan pertumbuhan rambut 28,6 helai per cm2, sedangkan 85 persen dari peserta di kelompok yang memakan obat 2 kali sehari melaporkan pertumbuhan 36,4 helai rambut per cm2. Hanya 35 persen dari peserta dalam kelompok plasebo yang melaporkan pertumbuhan rambut 6,6 helai per cm2.
Sebanyak 69% peserta yang minum obat dua kali sehari melaporkan penutupan rambut “membaik” atau “sangat membaik”, berbanding hanya 15% pada kelompok plasebo. Obat ini dinyatakan aman dan tidak menimbulkan efek samping serius selama penelitian. Zat aktif VDPHL01 adalah minoksidil, zat yang sudah lama dipakai untuk menumbuhkan rambut. Namun, selama ini bentuknya berupa cairan atau busa yang dioleskan ke kulit kepala. Dulu minoksidil justru dikembangkan untuk menurunkan tekanan darah, hingga ditemukan efek samping yang ampuh untuk rambut tumbuh lebih lebat.
Standar Perawatan Baru Kerontokan Rambut
Kini bentuk tablet minoksidil dosis rendah ini akan menjadi obat resmi untuk kerontokan rambut. Selama ini, banyak dokter memang meresepkan minoksidil minum secara “di luar indikasi resmi” karena belum disetujui untuk kegunaan tersebut. Kerontokan rambut karena keturunan memengaruhi sekitar 80 juta orang di Amerika Serikat saja, termasuk 50 juta pria dan 30 juta wanita. Jika disetujui, VDPHL01 akan menjadi standar pengobatan baru.
“Saya yakin VDPHL01 dapat menjadi standar perawatan baru untuk kerontokan rambut pola pria,” ujar Antonella Tosti, Profesor Bedah Kulit dari Universitas Miami kepada IFL Science. Veradermics juga sedang menguji obat ini bagi wanita, dengan hasil diharapkan rilis pada paruh pertama tahun 2027.

