Olahraga

Michael Carrick Hampir Menangis usai MU Kalah dari Bournemouth

Michael Carrick Hampir Menangis usai MU Kalah dari Bournemouth

Pelatih Manchester United Michael Carrick hampir menangis ketika membicarakan dukungan suporter setelah timnya menelan kekalahan 0-3 dari Bournemouth di Stadion Old Trafford, Minggu (25/10).

Kekalahan Telak di Kandang

Dalam pertandingan tersebut, Manchester United harus dipermalukan di hadapan pendukungnya sendiri setelah Bournemouth mencetak tiga gol melalui aksi Rayan, Marcus Tavernier, dan Evanilson.

Hasil negatif ini membuat posisi Manchester United semakin terpuruk di peringkat ke-16 klasemen sementara Liga Inggris dengan perolehan tujuh poin dari delapan pertandingan, serta hanya berjarak satu poin saja dari zona degradasi.

Respons Suporter dan Reaksi Carrick

Selepas pertandingan berakhir, Carrick sempat menunjukkan gestur permintaan maaf serta melambaikan tangan kepada para penonton. Di sisi lain, para pemain Manchester United justru harus menerima sorakan kekecewaan dari pendukung yang merasa frustrasi dengan penampilan tim.

Kendati demikian, sebagian suporter di stadion justru menyanyikan yel-yel khusus yang ditujukan bagi Carrick. Menurut laporan CNN Indonesia, dukungan emosional tersebut membuat mantan gelandang tim nasional Inggris itu terharu di tengah gelombang tekanan besar terhadap masa depannya.

Carrick menyatakan bahwa dirinya tidak menduga akan memperoleh sambutan semacam itu usai menelan kekalahan telak. Ia menilai relasi serta rasa hormat yang telah ia bangun bersama para pendukung selama ini terbayar lunas lewat reaksi mereka di dalam stadion.

“Ada perasaan campur aduk melihat respons dari para suporter. Memiliki ikatan seperti itu dengan fans membuat perasaan saya benar-benar campur aduk,” ujar Carrick seperti dikutip dari The Daily Star.

“Butuh waktu untuk mencerna semuanya, tetapi saya sangat menghargai dukungan mereka. Kondisinya memang seperti ini; hasil maupun performa kami belum cukup baik,” tambahnya.

Menanggapi situasi sulit yang sedang dihadapi, Carrick turut mendapatkan pertanyaan perihal kemungkinan pemecatan dirinya dalam waktu dekat. Ia menyatakan sadar akan besaran tekanan yang ada, namun memilih untuk fokus menjalankan kewajibannya sembari menunggu keputusan klub.

“Saya tidak mengharapkan apa pun. Saat ini saya hanya mencoba mencerna apa yang terjadi. Kami sadar ini momen penting untuk mencoba melangkah maju, tetapi kami gagal melakukannya,” pungkas Carrick.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *