Duel sengit bertajuk El Clasico antara Barcelona dan Real Madrid di Stadion Camp Nou pada Senin (26/10) dini hari WIB diwarnai keputusan kontroversial. Bek Barcelona, Joao Cancelo, lolos dari hukuman kartu merah usai melakukan pelanggaran keras terhadap pemain muda Madrid, Yan Diomande.
Insiden Pelanggaran Joao Cancelo
Peristiwa tersebut terjadi ketika pertandingan memasuki menit ke-60 dan Real Madrid sedang memimpin dengan skor 1-0. Saat itu, Yan Diomande yang tengah menguasai bola berusaha melaju kencang sebelum dihentikan oleh Joao Cancelo.
Berdasarkan tayangan di lapangan, kaki kanan Cancelo tampak dengan jelas menginjak bagian betis Diomande. Kejadian tersebut berlangsung tepat di hadapan wasit Juan Martinez Munuera, namun sang pengadil lapangan memilih untuk membiarkan pertandingan tetap berjalan.
Akibat keputusan tersebut, tidak ada pelanggaran yang diberikan dan wasit tidak mengeluarkan kartu apa pun dari saku pulpennya. Selain itu, pihak Video Assistant Referee (VAR) juga dilaporkan tidak melakukan peninjauan ulang terhadap insiden tersebut.
Padahal, tekel yang dilepaskan oleh pemain asal Portugal itu dinilai masuk dalam kategori tindakan berbahaya yang sudah sepatutnya diganjar dengan kartu merah langsung.
Komentar Jose Mourinho
Keputusan kontroversial dari wasit utama dan tim VAR ini kemudian menuai sorotan tajam dari pelatih Jose Mourinho selepas pertandingan usai. Juru taktik asal Portugal itu menilai bahwa tekel keras Cancelo seharusnya berbuah kartu merah mutlak bagi sang pemain.
“[Wasit] VAR tampaknya tertidur pada menit ke-60, dengan sebuah keputusan yang secara jelas memengaruhi pemberian kartu merah kepada Joao terkait pelanggarannya kepada Diomande,” ujar Mourinho, seperti dilaporkan CNN Indonesia.




