PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memutuskan untuk menggratiskan 100 persen tarif jasa kepelabuhanan bagi para pengguna jasa penyeberangan selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026/2027. Kebijakan tersebut dijalankan sebagai bentuk dukungan perusahaan terhadap program stimulus ekonomi yang dicanangkan pemerintah.
Dukungan Sinergi Pemerintah
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyatakan bahwa langkah ini merupakan wujud sinergi antara perusahaan dan pemerintah untuk mempermudah akses transportasi masyarakat pada saat libur akhir tahun.
Menurut Heru, pembebasan tarif jasa kepelabuhanan secara penuh ini akan mengurangi komponen biaya pada tiket penyeberangan. Pihaknya berharap kebijakan tersebut mampu meringankan beban biaya perjalanan sekaligus mempermudah masyarakat dalam menyusun rencana perjalanan bersama keluarga, seperti dilaporkan detikcom.
Pemberlakuan program ini didasarkan pada Surat Keputusan Bersama (SKB) Nomor PJ-MHB 7 Tahun 2026, Nomor 145 Tahun 2026, serta Nomor 298 Tahun 2026 yang mengatur tentang Pemberian Diskon Tarif Transportasi untuk Stimulus Ekonomi Periode Libur Sekolah Tahun 2026, Natal Tahun 2026 dan Tahun Baru 2027.
Ketentuan Layanan dan Lintasan
Penjualan tiket yang mencakup program stimulus ini mulai dibuka pada tanggal 7 November 2026. Periode keberangkatan yang mendapat fasilitas tersebut berlaku mulai 22 Desember 2026 sampai dengan 10 Januari 2027.
Fasilitas pembebasan tarif ini diperuntukkan bagi penumpang kategori pejalan kaki, serta kendaraan yang masuk dalam Golongan II dan Golongan IVA. Kebijakan ini diterapkan di 14 pelabuhan yang mengatur sebanyak tujuh lintasan penyeberangan ASDP, yang mencakup layanan reguler maupun layanan ekspres.
Ketujuh lintasan penyeberangan yang dimaksud adalah Merak-Bakauheni pulang-pergi (PP), Ketapang-Gilimanuk (PP), Padangbai-Lembar (PP), Tanjung Uban-Telaga Punggur (PP), Ajibata-Ambarita (PP), Kayangan-Poto Tano (PP), serta Sape-Labuan Bajo (PP).
Melalui pelaksanaan program stimulus ini, ASDP memperkirakan layanan tersebut akan dimanfaatkan oleh 188.909 orang penumpang pejalan kaki serta total 467.118 unit kendaraan di berbagai wilayah.
Sumber: Finance - Detikcom





