Penyerang Timnas Indonesia, Rafael Struick, mengenang kembali perjalanan dan perjuangan skuad Garuda sepanjang Kualifikasi Piala Dunia 2026. Berbagai peristiwa penting yang dialaminya bersama tim nasional terekam dalam film dokumenter berjudul The Longest Wait yang tayang pada Rabu (28/10).
Struick menilai dokumenter tersebut sudah mencakup dinamika utama tim nasional selama berkompetisi. “Menurut saya, hampir semuanya sudah ada di sana [The Longest Wait], terutama momen-momen yang paling penting,” kata Struick di Jakarta, Rabu (28/10).
Gol Spesial dan Kebersamaan Tim
Dari seluruh rangkaian pertandingan, laga tandang melawan Bahrain menjadi kenangan paling membekas bagi Struick. Pada pertandingan ketiga putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 tersebut, sepakan melengkungnya sempat membawa Indonesia unggul 2-1, meski laga akhirnya usai dengan skor imbang 2-2 akibat gol penyeimbang Bahrain di masa tambahan waktu.
“Bagi saya, momen paling membekas adalah pertandingan tandang melawan Bahrain, saat saya mencetak gol. Bagi saya pribadi itu momen yang sangat indah,” sambungnya.
Menjadi salah satu pilihan utama di lini depan di bawah asuhan pelatih Shin Tae Yong sejak putaran kedua hingga ketiga, Struick juga menyoroti kebersamaan tim saat meraih poin penuh. Ia mengenang momen kemenangan yang didapatkan tim Garuda atas Arab Saudi, Bahrain, dan China.
“Namun selain itu, momen terbaik adalah ketika kami meraih kemenangan atas tim lawan dan Anda bisa melihat seluruh tim merayakannya bersama-sama. Bagi saya, itu adalah momen paling berharga,” jelasnya.






