Daftar Isi
Seorang pengemudi taksi online di Malaysia membagikan kisah mengejutkan usai menyelesaikan perjalanan jarak jauh. Tidak hanya mendapat tarif perjalanan, ia juga diajak menikmati hidangan restoran dan menerima kelebihan pembayaran dari penumpangnya.
Perjalanan Jauh dan Cerita Penumpang
Pengemudi Grab bernama Hafiz menceritakan pengalamannya melalui akun Threads @hafiz_pzi seperti dilaporkan Food – Detikcom, Sabtu (26/10/2026). Saat itu, ia mendapat pesanan untuk mengantar seorang penumpang sejauh 84 kilometer dari Parit Raja menuju Kukup, Pontian, Malaysia.
Selama di perjalanan, Hafiz dan penumpangnya yang berasal dari Lahore, Pakistan, terlibat dalam percakapan akrab. Penumpang tersebut menjelaskan latar belakang pendidikannya sebagai lulusan kimia, namun telah bekerja di bidang konstruksi di Malaysia selama lebih dari satu dekade.
Keputusan bekerja di Malaysia diambil akibat minimnya peluang pekerjaan di negara asalnya. Seluruh penghasilan tersebut dikirimkan untuk menopang kehidupan keluarganya yang menetap di Pakistan.
Traktiran Makanan Khas Pakistan
Menjelang akhir perjalanan, penumpang tersebut meminta berhenti sejenak di sebuah apotek untuk membeli obat sakit lambung. Obrolan mereka berlanjut mengenai sambutan hangat warga Pakistan bagi pelancong asal Malaysia.
“Dia membenarkan bahwa orang Malaysia yang berkunjung ke Pakistan diperlakukan seperti tamu istimewa. Karena itu, dia mengajak saya mampir ke restoran Pakistan untuk makan,” cerita Hafiz.
Rencana awal untuk menjamu Hafiz di rumah kerabatnya batal karena ketiadaan makanan, sehingga sang penumpang memilih membawanya ke restoran. Di tempat makan tersebut, Hafiz disuguhi berbagai menu tradisional seperti chicken biryani, naan, dan chapli kebab.
Bayaran Lebih dan Apresiasi Sopir
Kebaikan hati penumpang tersebut berlanjut ketika Hafiz berniat memberikan potongan harga untuk tarif taksi yang harus dibayar. Tawaran itu ditolak mentah-mentah, bahkan pria asal Pakistan tersebut justru memberikan uang melebihi jumlah tarif.
“Dia menolak dengan sopan dan malah ingin membayar lebih. Katanya, ‘Jangan khawatir, besok saya akan bekerja dan mendapatkan uang lagi.’ Pengalaman ini sangat menyentuh dan tidak terlupakan bagi saya,” ungkap Hafiz.
Hafiz menambahkan bahwa penumpangnya memendam harapan bisa pulang ke kampung halamannya di Pakistan apabila tabungannya sudah mencukupi. Di sisi lain, Hafiz merasa terkesan atas sikap penumpangnya yang bekerja secara sah di Malaysia, taat hukum, serta melunasi seluruh tanggungan izin kerjanya.
Sumber: Food - Detikcom






